Perbaikan Layar Pada Blackberry Onyx 9700
October 20, 2014
Mengenal SoC (System on Chip)
October 21, 2014
Meski populasinya semakin menurun tergerus tren Android, pengguna BlackBerry sampai saat ini terbilang masih banyak. Kebutuhan akan Messenger andalan BlackBerry (BBM), daya tahan, dan keypad QWERTY-nya yang terbilang nyaman.  Membuat Memang selain dikenal memiliki fitur andalan yaitu Blackberry Messenger (BBM) yang sangat digandrung, ponsel ini pun diakui memang dirancang dengan baik dan memiliki ketahanan fisik yang tergolong kuat. Namun sebaik apapun sebuah ponsel dirancang, tetap tidak bisa dihindarkan dari kerusakan. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya :

1. Benturan fisik yang dapat mengakibatkan jalur putus atau komponen terlepas.
2. Kotoran yang berupa debu atau cairan tertentu yang bisa mengakibatkan hubungan singkat.
3. Bug pada software yang diakibatkan ketidaksempurnaan perancangan.
Maka tidak bisa dihindari, lagi saat ini tingkat kerusakan yang terjadi di ponsel ini pun sudah tinggi.
Berhubung ponsel ini tergolong mahal harganya banyak rekan-rekan teknisi yang merasa gentar sewaktu memperbaikinya. Oleh karena itu, VTIGA hendak membahas permasalahan seputar Blackberry, pada kesempatan kali ini menitikberatkan kerusakan pada bagian kamera.

Seorang alumni datang membawa ponsel Blackberry yang rusak.  Kebetulan pada saat itu, saya sedang mengajar dalam sesi studi kasus. Kita langsung membongkar dan menyelesaikan masalahnya.

Bagaimana langkah perbaikannya?

Pertama kita lepas dulu kameranya. Perhatikan bagian konektornya, apakah ada debu? Atau bisa jadi konektor kamera bengkok. Jika memungkinkan kita ganti dulu kameranya.


Penggantian kamera tidak memerlukan alat solder, hanya membutuhkan pinset untuk mencungkil kamera keluar.

Kalau masalah masih sama, baru kita lihat skemanya
Rangkaian skema untuk ponsel yang semakin canggih teknologinya akan cenderung semakin simple. Kenapa bisa begitu? Karena selain teknologi dan fitur sebuah ponsel berkembang, teknologi IC pun tak kalah cepat perkembangannya.

Yang dulunya diperlukan sebuah IC tambahan untuk mengontrol kamera, kini IC itu sudah bisa disatukan dalam sebuah prosesor, hingga tidak heran bila terlihat ponsel kian mengecil. Rangkaian ini biasa disebut dengan SoC (System on Chip). Oleh karena itu langkah perbaikan pun tentu akan semakin sederhana.
Kita kembali ke kasus di atas. Konektor dan kamera sudah dinyatakan baik. Selanjutnya kita lakukan pemeriksaan langsung atas jalur dari konektor kamera tersebut. Dimulai dari mana? Boleh dari mana saja, namun pada kasus di atas dimulai dari jalur kamera ke arah iC CPU.Jalur data dari kamera yang berupa data digital akan dikirim ke CPU melalui jalur CAM_DATA(7:0)
Lihat cuplikan skema di atas ! Jalur data yang langsung terhubung dengan CPU. Namun untuk mengecek baik tidaknya sambungan, tidak harus kita mengukur langsung ke kaki IC CPU yang dituju. Cukup dengan satu metode yang sudah diajarkan, sang murid sudah bisa memastikan apakah jalur tersebut baik adanya.
Pemeriksaan dilanjutkan ke rangkaian power supplynya. Sebuah piranti elektronika, untuk bisa bekerja mereka membutuhkan aliran listrik. Aliran listrik dihasilkan oleh sebuah sumber tegangan atau lebih dikenal dengan istilah “power supply”.

Terdapat dua power supply yang berkaitan dengan rangkaian kamera pada ponsel blackberry ini.
[fcb id='1' align='center'][/fcb]
Meski populasinya semakin menurun tergerus tren Android, pengguna BlackBerry sampai saat ini terbilang masih banyak. Kebutuhan akan Messenger andalan BlackBerry (BBM), daya tahan, dan keypad QWERTY-nya yang terbilang nyaman.  Membuat Memang selain dikenal memiliki fitur andalan yaitu Blackberry Messenger (BBM) yang sangat digandrung, ponsel ini pun diakui memang dirancang dengan baik dan memiliki ketahanan fisik yang tergolong kuat. Namun sebaik apapun sebuah ponsel dirancang, tetap tidak bisa dihindarkan dari kerusakan. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya :
1. Benturan fisik yang dapat mengakibatkan jalur putus atau komponen terlepas.
2. Kotoran yang berupa debu atau cairan tertentu yang bisa mengakibatkan hubungan singkat.
3. Bug pada software yang diakibatkan ketidaksempurnaan perancangan.
Maka tidak bisa dihindari, lagi saat ini tingkat kerusakan yang terjadi di ponsel ini pun sudah tinggi.

Berhubung ponsel ini tergolong mahal harganya banyak rekan-rekan teknisi yang merasa gentar sewaktu memperbaikinya. Oleh karena itu, VTIGA hendak membahas permasalahan seputar Blackberry, pada kesempatan kali ini menitikberatkan kerusakan pada bagian kamera.

Seorang alumni datang membawa ponsel Blackberry yang rusak.  Kebetulan pada saat itu, saya sedang mengajar dalam sesi studi kasus. Kita langsung membongkar dan menyelesaikan masalahnya.

Bagaimana langkah perbaikannya?

Ikuti Kami dan Bagikan

Comments are closed.