TIPS Regulator (3V / 5V) MATI TOTAL LAPTOP MAC BOOK A1466
October 29, 2015
Bedah Ponsel Xiaomi Redmi 1S (Bag 2)
October 30, 2015

Di edisi sebelumnya VTiga sudah mulai membahas tentang selak beluk ponsel Xiaomi. Pada edisi pertamannya VTiga hanya membahas bagaimana cara dan trik dalam membuka Xiaomi Redmi 1S, serta fungsi dari beberapa konektor fleksibel yang ada di sana.
Di edisi kali ini, VTiga hendak membahas ada apa di dalam Xiaomi Redmi 1S itu. IC apa saja yang ada di dalam sana. Apakah berbeda dengan ponsel pintar lainnya? Kenapa bisa dijual begitu terjangkau? Sebab penjualan ponsel Xiaomi sudah dibilang lumayan sukses di Indonesia. Walaupun sampai hari ini Xiaomi belum membuka gerai, atau menunjuk distributor resmi, penjualannya tetap fantastis. Antrian panjang pada situs penjualan online seakan menjadi bukti antusiasme masyarakat kita pada ponsel buatan negeri tirai bambu ini.

Mari kita lihat ulasannya berikut ini.

Keterangan:

A. IC Flash Merupakan IC yang berfungsi sebagai penampung program dan data pengguna. Menganut teknologi Nand Flash. Memiliki kapasitas sebesar 8 GB. Bila program di IC flash ini bermasalah akan mengganggu kerja dari si hanpdhone. Handphone bisa mati total, hang, dan lain lain. .

B. IC Power Merupakan IC yang berfungsi sebagai penyuplai listrik ke IC-IC lain yang ada di dalam ponsel. IC ini tidak menghasilkan listrik sendiri, jika ditelusuri, listrik yang dibagikan oleh IC ini berasal dari batere utama ponsel. Oleh sebab itu jika sambungan dari betere ke IC ini terputus, ponsel akan menjadi mati total. Mudah sekali untuk mengetahui secara cepat, apakah IC power sudah bekerja atau belum. Caranya, periksa pemakaian arus listrik dari ponsel menggunakan Ampere meter, atau nyalakan ponsel dengan sebuah power supply yang sudah memiliki Ampere meter di dalamnya. Jika IC power sama sekali belum bekerja, pemakaian arusnya tidak ada sama sekali alias nol ampere.

C. Kristal 19,2Mhz Kristal 19,2 Mhz ini sering kali dianggap remeh oleh para teknisi. Padahal, jika komponen ini tidak bekerja, akibatnya sangat fatal. Ponsel akan mati total. Berfungsi sebagai jantung dari rangkaian oscillator 19,2 MHz yang menghasilkan signal Clock 19,2 Mhz. Jika frequency signal ini bergeser melebihi batas toleransinya, rangkaian RF pada ponsel tidak akan bisa bekerja baik. Ponsel tidak akan bisa masuk ke jaringan.

D. IC CPU + RAM CPU adalah pusat dari pengaturan setiap bagian dalam ponsel. Fungsinya banyak sekali, diantaranya ialah mengatur proses menyalakan handphone, proses audio, proses pengisian batere, proses pengolahan data signal, dan lain lain. Kalau IC ini rusak atau tidak tersolder dengan baik, akan menyebabkan mati total, hang, tidak bisa baca SIM card, tidak ada suara, tidak ada signal, dan sebagainya. Uniknya, di ponsel ini dan beberapa ponsel lain, CPU dan IC RAM dipasang dengan cara ditumpuk satu dangan lainnya. Metode pemasangan IC dengan cara ini sering disebut dengan istilah PoP (Package on Package). CPU terpasang pada PCB sedangkan IC RAM terpasang di atas IC CPU. Banyak keuntungan metode pemasangan seperti ini, utamanya adalah menghemat tempat, sehingga ponsel bisa dibuat menjadi lebih kecil dan ringkas. Namun tentu saja ada kekurangannya, jika terbentur, mudah sekali terjadi masalah diantara kedua IC yang ditumpuk tersebut. Juga dalam proses penggantian salah satu IC, sangat dibutuhkan ketelitian ekstra. Jika tidak, IC yang ditumpuk menjadi rusak.

E. Konektor Fleksibel Charger Merupakan tempat untuk menghubungkan PCB utama ke PCB tempat konektor charger

F. IC RF Fungsinya mengolah signal RF. Signal RF dari antenna, akan diolah menjadi signal RX I/Q. Dan juga signal dari base band berupa signal TX I/Q akan dimodulasi menjadi signal RF untuk dipancarkan. Bila ada gangguan pada IC ini, bisa mengakibatkan lemahnya signal, tidak ada signal, tidak bisa memancar, sulit keluar masusk, signal turun naik, dan juga mati total. Sewaktu terdapat masalah pada bagian signal, IC inilah salah satu komponen yang paling sering bermasalah. Selain memang merupakan komponen yang paling aktif pada bagian RF, alasan utama dari masalah yang timbul adalah sambungan dari IC ini ke PCB. Dikemas secara BGA, IC ini memiliki banyak kaki yang terbuat dari timah, sehingga mudah retak dan menjadi bad connect. Dalam perbaikan harus dipastikan sambungannya. Hati-hati IC ini cukup sensitive, salah penanganan akan mengakibatkan mati total.

Dalam melakukan perbaikan, anda perlu mengetahui jenis dan fungsi dari tiap-tiap komponen, karena jika tidak, anda akan mengalami kesulitan dalam melakukan analisa kerusakan pada handphone.

[fcb id='1' align='center'][/fcb]

Trik Perbaikan</a

Berbagai Trik Perbaikan HP, Smartphone, serta Laptop

Cara Perbaikan Laptop

telephone

021-6317158, 021-92955593
Telkomsel : 081288508878
XL : 087883327959
Indosat : 085888991173
Three : 08989239250

e-mail, Pin BB dan WhatsApp

Email : [email protected]
Pin BB : 580390DD
WhatsApp : 081288508878

Kumpulan Video Perbaikan

Silahkan klik tulisan di atas untuk melihat kumpulan video perbaikan

Di edisi sebelumnya VTiga sudah mulai membahas tentang selak beluk ponsel Xiaomi. Pada edisi pertamannya VTiga hanya membahas bagaimana cara dan trik dalam membuka Xiaomi Redmi 1S, serta fungsi dari beberapa konektor fleksibel yang ada di sana.
Di edisi kali ini, VTiga hendak membahas ada apa di dalam Xiaomi Redmi 1S itu. IC apa saja yang ada di dalam sana. Apakah berbeda dengan ponsel pintar lainnya? Kenapa bisa dijual begitu terjangkau? Sebab penjualan ponsel Xiaomi sudah dibilang lumayan sukses di Indonesia. Walaupun sampai hari ini Xiaomi belum membuka gerai, atau menunjuk distributor resmi, penjualannya tetap fantastis. Antrian panjang pada situs penjualan online seakan menjadi bukti antusiasme masyarakat kita pada ponsel buatan negeri tirai bambu ini.

Mari kita lihat ulasannya berikut ini.

Keterangan:

A. IC Flash Merupakan IC yang berfungsi sebagai penampung program dan data pengguna. Menganut teknologi Nand Flash. Memiliki kapasitas sebesar 8 GB. Bila program di IC flash ini bermasalah akan mengganggu kerja dari si hanpdhone. Handphone bisa mati total, hang, dan lain lain. .

B. IC Power Merupakan IC yang berfungsi sebagai penyuplai listrik ke IC-IC lain yang ada di dalam ponsel. IC ini tidak menghasilkan listrik sendiri, jika ditelusuri, listrik yang dibagikan oleh IC ini berasal dari batere utama ponsel. Oleh sebab itu jika sambungan dari betere ke IC ini terputus, ponsel akan menjadi mati total. Mudah sekali untuk mengetahui secara cepat, apakah IC power sudah bekerja atau belum. Caranya, periksa pemakaian arus listrik dari ponsel menggunakan Ampere meter, atau nyalakan ponsel dengan sebuah power supply yang sudah memiliki Ampere meter di dalamnya. Jika IC power sama sekali belum bekerja, pemakaian arusnya tidak ada sama sekali alias nol ampere.

C. Kristal 19,2Mhz Kristal 19,2 Mhz ini sering kali dianggap remeh oleh para teknisi. Padahal, jika komponen ini tidak bekerja, akibatnya sangat fatal. Ponsel akan mati total. Berfungsi sebagai jantung dari rangkaian oscillator 19,2 MHz yang menghasilkan signal Clock 19,2 Mhz. Jika frequency signal ini bergeser melebihi batas toleransinya, rangkaian RF pada ponsel tidak akan bisa bekerja baik. Ponsel tidak akan bisa masuk ke jaringan.

D. IC CPU + RAM CPU adalah pusat dari pengaturan setiap bagian dalam ponsel. Fungsinya banyak sekali, diantaranya ialah mengatur proses menyalakan handphone, proses audio, proses pengisian batere, proses pengolahan data signal, dan lain lain. Kalau IC ini rusak atau tidak tersolder dengan baik, akan menyebabkan mati total, hang, tidak bisa baca SIM card, tidak ada suara, tidak ada signal, dan sebagainya. Uniknya, di ponsel ini dan beberapa ponsel lain, CPU dan IC RAM dipasang dengan cara ditumpuk satu dangan lainnya. Metode pemasangan IC dengan cara ini sering disebut dengan istilah PoP (Package on Package). CPU terpasang pada PCB sedangkan IC RAM terpasang di atas IC CPU. Banyak keuntungan metode pemasangan seperti ini, utamanya adalah menghemat tempat, sehingga ponsel bisa dibuat menjadi lebih kecil dan ringkas. Namun tentu saja ada kekurangannya, jika terbentur, mudah sekali terjadi masalah diantara kedua IC yang ditumpuk tersebut. Juga dalam proses penggantian salah satu IC, sangat dibutuhkan ketelitian ekstra. Jika tidak, IC yang ditumpuk menjadi rusak.

E. Konektor Fleksibel Charger Merupakan tempat untuk menghubungkan PCB utama ke PCB tempat konektor charger

F. IC RF Fungsinya mengolah signal RF. Signal RF dari antenna, akan diolah menjadi signal RX I/Q. Dan juga signal dari base band berupa signal TX I/Q akan dimodulasi menjadi signal RF untuk dipancarkan. Bila ada gangguan pada IC ini, bisa mengakibatkan lemahnya signal, tidak ada signal, tidak bisa memancar, sulit keluar masusk, signal turun naik, dan juga mati total. Sewaktu terdapat masalah pada bagian signal, IC inilah salah satu komponen yang paling sering bermasalah. Selain memang merupakan komponen yang paling aktif pada bagian RF, alasan utama dari masalah yang timbul adalah sambungan dari IC ini ke PCB. Dikemas secara BGA, IC ini memiliki banyak kaki yang terbuat dari timah, sehingga mudah retak dan menjadi bad connect. Dalam perbaikan harus dipastikan sambungannya. Hati-hati IC ini cukup sensitive, salah penanganan akan mengakibatkan mati total.

Dalam melakukan perbaikan, anda perlu mengetahui jenis dan fungsi dari tiap-tiap komponen, karena jika tidak, anda akan mengalami kesulitan dalam melakukan analisa kerusakan pada handphone.

– See more at: http://vtiga.com/2015/10/bedah-ponsel-xiaomi-redmi-1s-bag-1/#sthash.5WQVZ6bP.dpuf

Ikuti Kami dan Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

YouTube
YouTube
Instagram
Follow by Email
WhatsApp chat