Perbaikan Kerusakan Kamera BlackBerry Dakota
November 24, 2014
Perbaikan Touchscreen BlackBerry Z10
November 25, 2014

Walaupun para penggemar gadget sudah mulai meninggalkan BlackBerry, hal berbeda justru terjadi di Indonesia, penjualan ponsel ini tetap meningkat. Malah, penggunanya semakin melebar ke berbagai lapisan masyarakat.  Tidak heran kalau ponsel BlackBerry bisa ditemui di pelosok daerah di Nusantara.
Dilihat dari sudut pandang seorang teknisi ponsel BlackBerry menjadi kesempatan besar. Selain karena jumlah yang rusak banyak (tentu saja hal ini disebabkan karena banyaknya jumlah ponsel ini yang beredar di masyarakat), harga service-nya pun tergolong tinggi.

Memang ada sebagian dari rekan-rekan teknisi yang merasa sulit sewaktu memperbaikinya. Namun jika sudah menguasai trik perbaikannya, ternyata tidak sesulit yang dibayangkan sebelumnya. Seperti contohnya, kasus yang dibawa oleh seorang murid V-TIGA berikut ini. Si empunya ponsel mengeluh kalau tampilan pada layar LCD tidak menampilkan gambar apapun atau sering disebut dengan istilah ‘blank’, sudah diganti LCD dan dibawa ke beberapa tempat service tapi belum ada hasil juga. Bersama sang murid, dibimbing oleh pengajar, akhirnya ponsel tersebut kembali normal.

Memang ada sebagian dari rekan-rekan teknisi yang merasa sulit sewaktu memperbaikinya. Namun jika sudah menguasai trik perbaikannya, ternyata tidak sesulit yang dibayangkan sebelumnya. Seperti contohnya, kasus yang dibawa oleh seorang murid V-TIGA berikut ini. Si empunya ponsel mengeluh kalau tampilan pada layar LCD tidak menampilkan gambar apapun atau sering disebut dengan istilah ‘blank’, sudah diganti LCD dan dibawa ke beberapa tempat service tapi belum ada hasil juga. Bersama sang murid, dibimbing oleh pengajar, akhirnya ponsel tersebut kembali normal.
Pada edisi kali ini, V-TIGA kursus perbaikan HP dan Laptop, akan membahas bagaimana cara memperbaiki kasus kerusakan LCD blank pada ponsel BlackBerry 9360.
Sebagai teknisi, sewaktu mendapati kasus kerusakan ponsel yang layarnya tidak ada tampilan sama sekali (blank), wajar saja langsung mencurigai LCD sebagai  biang permasalahan. Namun analisa seperti ini tidak bisa langsung diterapkan begitu saja, karena, penyebab layar display yang blank, tidak selalu dari LCD yang rusak, bisa saja dari hal yang lain, seperti ; masalah software, jalur yang putus, komponen yang terhubung singkat atau regulator yang tidak bekerja, CPU yang rusak dll. Untuk itu sebagai teknisi kita perlu pandai-pandai dalam menganalisa kerusakan.

Kembali ke kasus yang dibawa sang murid, langkah awal kita perlu memastikan apakah sumber kerusakan ada pada bagian software-nya atau bagian hardware-nya. Untuk memastikannya ada beberapa cara, salah satu yang termudah adalah dengan memeriksa pemakaian listriknya. Oleh karena itu, ponsel dihubungkan ke sebuah power supply yang bisa diatur tegangan keluarannya. Kita hubungkan ponsel BlackBerry 9360 tersebut ke power supply yang tegangan keluarannya sudah diatur sebesar 3,7 volt. Perlu dicatat, selain dihubungkan kutub positif dan negatif batere, pin Bat ID  juga harus dihubungkan melewati rangkaian detektor untuk mengaktifkan ponsel BlackBerry tersebut.

LCD Blackberry01


Konektor LCD S1700 memiliki 20 pin.
Pin 1dan 2  terhubung ke tegangan 1,8 volt
Pin 4 terhubung ke tegangan 2,8 volt
Pin  6 dan 8 merupakan pull up tegangan 1,8 volt
Pin 10 merupakan pin reset >BR>Pin  7, 13, 12, 19 terhubung ke ground
Pin 14, 16, 18 mengatur pencahayaan lcd
Pin 9, 11, 15, 17 jalur data dan kontrol dari cpu
Setiap kaki dari konektor ini wajib diperiksa
Pengecekan dilakukan dengan mengukur jalur penghubung antara konektor  LCD ke rangkaian. Dengan metode ‘test point’ langkah ini mudah dan cepat dilaksanakan. Dari hasil pengukuran ‘test point’,  dapat disimpulkan kalau jalur dalam kondisi baik.

Setelah dipastikan jalur dalam kondisi baik, karena LCD adalah sebuah modul yang membutuhkan listrik untuk bisa bekerja, selajutnya kita harus memeriksa tegangan kerjanya. Dengan menggunakan volt meter, diukurlah tegangan pada pin 1,2,4,6,8. Dari hasil pengukuran pin 1,2,6,8 terdapat tegangan sebesar 1,8 volt, pin 4 sebesar 2,8 volt.  Kesimpulannya, tegangan kerja yang dibutuhkan oleh LCD sudah normal.
Selanjutnya harus diperiksa data serta control dari cpu menggunakan oscilloscope pada pin 9,11,15,17.

LCD Blackberry02

Dan kaki reset pada pin 10 tidak boleh lupa diperiksa, saat dicek, tegangan di pin 10 ini sebesar 0 volt. Pada kondisi normal, tegangan ini ada pada logika ‘high’.  Alhasil, LCD tidak bisa bekerja karena signal reset tidak normal. Dari skema dibawah bisa dilihat kalau signal reset ini berasal dari sebuah gerbang logika yang dinamakan or gate.

Gambar letak U1700 (setelah diperbesar)
Dari gambar diatas, bisa dilihat U1700 merupakan gerbang logika ‘OR’.  Pada pin 4 tegangan outputnya 0 volt, sedangkan input pada pin 1 dan 2 saat diperiksa dengan oscilloscope semuanya baik. Bisa disimpulkan kalau kesalahan ada pada U1700, sebelum diganti, tegangan kerja IC ini perlu dipastikan ada. Pada pin 6 U1700 terdapat tegangan 1,8 volt, tegangan kerja IC bagus.  IC bisa dipastikan dalam kondisi sudah rusak. Setelah diganti baru, LCD pun kembali normal.

[fcb id='1' align='center'][/fcb]

Trik Perbaikan</a

Berbagai Trik Perbaikan HP, Smartphone, serta Laptop
telephone

021-6317158, 021-92955593
Telkomsel : 081288508878
XL : 087883327959
Indosat : 085888991173
Three : 08989239250

e-mail, Pin BB dan WhatsApp

Email : [email protected]
Pin BB : 580390DD
WhatsApp : 081288508878

Kumpulan Video Perbaikan

Silahkan klik tulisan di atas untuk melihat kumpulan video perbaikan

Walaupun para penggemar gadget sudah mulai meninggalkan BlackBerry, hal berbeda justru terjadi di Indonesia, penjualan ponsel ini tetap meningkat. Malah, penggunanya semakin melebar ke berbagai lapisan masyarakat.  Tidak heran kalau ponsel BlackBerry bisa ditemui di pelosok daerah di Nusantara.
Dilihat dari sudut pandang seorang teknisi ponsel BlackBerry menjadi kesempatan besar. Selain karena jumlah yang rusak banyak (tentu saja hal ini disebabkan karena banyaknya jumlah ponsel ini yang beredar di masyarakat), harga service-nya pun tergolong tinggi.

Memang ada sebagian dari rekan-rekan teknisi yang merasa sulit sewaktu memperbaikinya. Namun jika sudah menguasai trik perbaikannya, ternyata tidak sesulit yang dibayangkan sebelumnya. Seperti contohnya, kasus yang dibawa oleh seorang murid V-TIGA berikut ini. Si empunya ponsel mengeluh kalau tampilan pada layar LCD tidak menampilkan gambar apapun atau sering disebut dengan istilah ‘blank’, sudah diganti LCD dan dibawa ke beberapa tempat service tapi belum ada hasil juga. Bersama sang murid, dibimbing oleh pengajar, akhirnya ponsel tersebut kembali normal.

Memang ada sebagian dari rekan-rekan teknisi yang merasa sulit sewaktu memperbaikinya. Namun jika sudah menguasai trik perbaikannya, ternyata tidak sesulit yang dibayangkan sebelumnya. Seperti contohnya, kasus yang dibawa oleh seorang murid V-TIGA berikut ini. Si empunya ponsel mengeluh kalau tampilan pada layar LCD tidak menampilkan gambar apapun atau sering disebut dengan istilah ‘blank’, sudah diganti LCD dan dibawa ke beberapa tempat service tapi belum ada hasil juga. Bersama sang murid, dibimbing oleh pengajar, akhirnya ponsel tersebut kembali normal.

Ikuti Kami dan Bagikan
error0

Comments are closed.

YouTube0
YouTube
Facebook
Facebook
Instagram2k
Google+168
Google+
Follow by Email