CARA MENGATASI ANDROID MATI TOTAL KARENA GAGAL FLASHING

Flashing dalam dunia perbaikan HP, adalah suatu proses mengisi ulang firmware (program) dari suatu ponsel. Sewaktu proses ini hendak dijalankan, kita membutuhkan PC, kabel data (sebagai penghubung antara PC dan HP), serta Firmware (file flash) dari tipe HP yang hendak diisi ulang programnya.

Proses flashing sering dilakukan saat memperbaiki HP yang mengalami kerusakan software. Memang, gejala kerusakan software cukup bervariasi, mulai dari ponsel yang hang, suka restart sendiri (sering diistilahkan bootloop), sampai ke kerusakan mati total. Namun bisa saja, ponsel yang normal sengaja diflash untuk menaikan versi firmware-nya.

Apakah proses ini beresiko? Jawaban jujurnya, resiko ada, namun kecil. Yang paling ditakuti, selesai proses flashing ini, ponsel malah jadi rusak lebih parah. Ini yang disebut gagal flashing. Karena resiko terjadinya gagal flashing selalu ada, maka sebagai seorang teknisi, kita wajib tahu bagaimana solusi jika ini terjadi.

Pada kesempatan kali ini, VTIGA Kursus HP dan Laptop akan membahas cara mengatasi Android mati total karena gagal flashing.

Langsung saja, sewaktu ponsel yang kita flash mengalami mati total, apa yang harus kita lakukan? Yang paling awal kita harus cari tahu adalah, apakah ponsel masih bisa terkoneksi dengan PC. Lepas ponsel dan pasang kembali HP dengan PC. Perhatikan, jika PC masih bisa mendeteksi ada “device” yang terhubung ke USB, Processor dalam HP masih bisa bekerja normal. Dari sisi Hardware, ponsel secara umum tidak mengalami kerusakan, kita lanjutkan proses flashing.

Coba flash dengan versi Firmware dan Flasher tool yang berbeda.