Remote Control AC

Aircon (ac) mulai banyak diminati pada akhir 60 an abad lalu. Sebenarnya itupun terbatas di kalangan orang yang termasuk berada saja. Salah satu penyebabnya adalah ac masa itu masih diimport dari amerika. Semuanya berstandard amerika, misalnya cara penentuan besaran pk sebuah ac masa itu ditentukan dari output motor listriknya yang berbeda dengan jaman sekarang yang dihitung dari input listriknya yaitu kva nya. Otomatis  dengan demikian sebuah ac dengan label pk yang sama pada ac amerika  membutuhkan daya listrik yang relative lebih besar, karena motornya memang lebih besar .

Oleh karena itu, di masa itu bila satu keluarga yang berlangganan listrik 1300 va tidaklah mungkin bisa menyalakan ac 1 pk. Sedangkan masyarakat umum pada masa itu masih  bisa dikatakan  miskin  dan rata2 konsumsi listriknya  masih rendah. Sehingga tidak memungkinkan terpikir untuk memasang ac segala.

Masa sudah  beralih, masyarakat mulai sudah berkecukupan. Dan karena ac pun dibuata jauh  lebih kecil konsumsi listriknya, bentuk dan dayanya , sehingga kini ac bisa  masuk ke keluarga kecil. Ac jadi alat listrik popular yang diminati semua lapisan keluarga.

Sebelum tahun 90 di abad lalu , pasaran ac masih diisi oleh ac window dan juga ac split yang tidak memakai remote control. Ini adalah penampakan dari Ac window