⦁ Tahap awal, pastikan batere tidak dalam kondisi kosong. Jika perlu, ganti batere atau pinjam pakai batere dari ponsel lain. Jika menggunakan batere lain, ponsel bisa bekerja normal, berarti kesalahan ada di batere atau rangkaian pengisian batere.

⦁ Coba hubungkan ponsel Android dengan PC. Jika ponsel masih bisa terkoneksi ke PC, berarti Processor utama pada ponsel masih bekerja. Proses kita lanjutkan ke langkah pengisian Software/ flashing. Namun jika koneksi ke PC tidak bisa terjadi, simak langkah berikut.

⦁ Nyalakan ponsel Android dengan menggunakan power supply. Di sini, power supply difungsikan sebagai pengganti batere. Dan yang lebih utama, kita dapat melihat langsung listrik yang masuk ke ponsel.

Figure Cek arus dengan Power Supply

Atau lebih jelasnya, silahkan buka tautan video berikut, mengenai pengecekan arus.
https://www.youtube.com/watch?v=B2k6y0GGvZA

Ada banyak hal yang dapat kita baca sehubungan dengan arus yang terbaca pada Ampere meter di power supply. Contoh; arus 0 mA menandakan bahwa listrik sama sekali tidak masuk ke ponsel. Saat itu kita langsung bisa tahu bahwa kerusakan ada di bagian power supply yang sama sekali tidak bekerja (IC power adalah bagian yang paling kita curigai bermasalah). Bisa juga saat kita periksa, arus listriknya malah tinggi atau tersentak. Kondisi inilah yang kita sebut, ada rangkaian yang terhubung singkat di ponsel tersebut. Ada pembahasan menarik mengenai ponsel yang mati total karena terjadi hubung singkat, silahkan simak di http://vtiga.com/2017/03/hp-dicas-tapi-tidak-mengisi/