Sebagai ponsel pertama yang mengusung sistem operasi BlackBerry OS 10, BlackBerry Z10 termasuk ponsel yang banyak diburu. Meskipun kini pamornya sudah digantikan oleh BlackBerry Z3 namun sampai saat ini, pengguna Z10 masih cukup banyak.
Berhubung modul touchscreen-nya  berukuran cukup besar (seukuran dengan LCD), dan sangat mungkin terbentur atau terantuk sesuatu, seringkali terjadi kerusakan di sini. Mungkin bagi rekan-rekan teknisi yang pernah mengganti modul ini, pasti sudah mengetahui kalau ternyata harga modul ini sangat tinggi. Berita baiknya, tidak semua kerusakan harus diganti modul touchscreen-nya, bisa jadi adanya dibagian lain yang relatif jauh lebih murah. Seperti kasus yang dibawa oleh seorang murid dalam pelajaran studi kasus. “Ponsel  Z10 pelanggan saya, sama sekali tidak bisa berfungsi touchscreen-nya. Seakan-akan ponselnya hang. Saya sudah mencoba mengganti touchscreen tapi tidak bisa juga. Bagaimana solusinya pak?” tanyanya.
Memang modul touchscreen sangat rentan rusak, namun bukan berarti kerusakan pasti di situ. Ada  beberapa hal yang perlu diperiksa dan dianalisa. Setelah diperbaiki bersama-sama sang murid, akhirnya touchscreen kembali bekerja baik.
Pada kesempatan kali ini, VTIGA Kursus Perbaikan Ponsel dan Laptop, hendak membahas secara tuntas cara menganalisa kerusakan di bagian touchscreen di ponsel BlackBerry Z10.