Di Indonesia sendiri, tablet produksi samsung merupakan salah satu yang paling unggul di pasaran. Mengusung sistem operasi android, Galaxy tab merajai pasar tablet. Pengguna gadget ini dengan mudah bisa men-download aplikasi baik yang gratis maupun yang berbayar. Juga untuk meng-upgrade sistem operasi, bisa dilakukan dengan mudah dan murah. Tinggal mengunduh secara gratis dan langsung dijalankan di PC. Istimewanya lagi, saat proses upgrade, kita tidak membutuhkan flasher box khusus yang  harus dibeli dengan harga yang lumayan mahal.

Namun ada resiko yang cukup tinggi dibalik semua kemudahan tersebut diatas. Jika proses upgrade terhenti di tengah jalan, atau versi software baru tidak cocok dengan spesifikasi hardware, salah-salah ponsel tidak bisa di-power on alias mati total. Dalam kondisi mati total akibat software ini, tentu saja tidak merusak hardware. Prosedur perbaikannya pun berkutat pada proses pengisian software kembali. Namun, kali ini proses pengisian tidak bisa dengan prosedur standar. Kita membutuhkan prosedur yang cukup rumit untuk mengirim loader file ke dalam RAM pada tablet (Proses resurrection). Proses ini tidak bisa lagi dilakukan via USB, mau tak mau harus dikirim lewat JTAG test point, serta membutuhkan box flasher.

Pada kesempatan kali ini V-TIGA akan membahas trik perbaikan Galaxy Tab yang mati total karena salah isi sistem operasi, menggunakan RIFF Box.